Tana Toraja – Semangat kemandirian dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh Passemba Toraya melalui progres pembangunan sarana mandiri yang direncanakan akan mencapai 50 persen bulan Maret 2026. Pembangunan ini dinilai sebagai langkah besar yang “menembus batas logika”, karena dikerjakan dengan tekad, gotong royong, dan dukungan berbagai pihak di tengah berbagai keterbatasan, walaupun belum mendapatkan bantuan dari Stakeholder khususnya Pemerintah Kabupaten.
Rencananya, capaian 50 persen pembangunan tersebut akan dilaunching secara resmi dalam sebuah Ibadah Syukur yang akan dilaksanakan pada Senin, 23 Maret 2026, bertempat di Kelurahan Tengan, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.
Ketua panitia menyampaikan bahwa pembangunan sarana ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda Toraja, khususnya dalam menangkal bahaya narkoba yang kian marak diberitakan awal tahun ini.
“Kami percaya bahwa ketika ada tekad, doa, dan kerja bersama, tidak ada yang mustahil. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan harapan dan masa depan, ada beberapa pengusaha, anggota dprd yang sudah melibatkan diri sebagai donatur di dalamnya,” ujarnya.
Ibadah syukur tersebut akan menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaan-Nya dalam setiap proses pembangunan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas masyarakat serta para donatur dan mitra yang telah berkontribusi.
Passemba Toraya optimis, dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan akan terus berlanjut hingga rampung 100 persen dan dapat segera difungsikan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan pembinaan generasi muda di Toraja.
Momentum launching ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan Passemba Toraya sebagai gerakan yang mandiri, progresif, dan berdampak nyata bagi daerah.

0 Komentar