MAKALE — Passemba Toraya terus mengawal perjuangan untuk meningkatkan perhatian dan kesejahteraan atlet serta pelatih di Kabupaten Tana Toraja. Perjuangan tersebut didorong melalui rekomendasi DPRD Kabupaten Tana Toraja agar hak-hak atlet mendapat perhatian dan tindak lanjut dalam kebijakan pemerintah daerah.
Aspirasi tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedua DPRD Kabupaten Tana Toraja bersama Yayasan Pendidikan dan Olahraga Basse Passemba Toraya, Jumat, 11 September 2026, di Ruang Komisi I DPRD Tana Toraja.
RDP dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tana Toraja, Medi Sura', dan dihadiri OPD terkait, yakni Dinas Kepemudaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Nasional, Badan Kesbangpol, serta Ketua KONI Kabupaten Tana Toraja.
Dalam forum tersebut, Passemba Toraya menegaskan bahwa perjuangan atlet tidak boleh hanya dihargai ketika mereka berhasil membawa pulang medali. Hak atlet dan pelatih harus memiliki kepastian, baik dalam bentuk fasilitas, uang saku, reward maupun dukungan pembinaan lainnya.
Terlebih menghadapi Porprov Sulawesi Selatan 2026, para atlet akan membawa nama Kabupaten Tana Toraja dalam pesta olahraga empat tahunan tingkat provinsi.
Karena itu, Passemba Toraya mendorong DPRD agar mengeluarkan rekomendasi yang dapat menjadi dasar bagi OPD terkait untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap kebutuhan dan kesejahteraan atlet.
Kawal Sampai Menjadi Kebijakan
Leader Passemba Toraya bersama jajaran pengurus menegaskan bahwa perjuangan ini tidak berhenti pada penyampaian aspirasi dalam RDP. Passemba Toraya akan terus mengawal agar hasil pembahasan tersebut dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi dan kebijakan penganggaran yang nyata.
Poin yang menjadi perhatian antara lain kejelasan besaran reward atau bonus, peningkatan uang saku atlet, fasilitas pembinaan serta dukungan anggaran untuk keberlanjutan pembinaan atlet dan pelatih.
Passemba Toraya juga mendorong agar usulan anggaran yang telah disampaikan KONI Kabupaten Tana Toraja, khususnya terkait reward atlet dan pelatih berprestasi, mendapat perhatian dalam proses penganggaran daerah.
Ketua Komisi I DPRD Tana Toraja, Medi Sura', menyatakan kesiapan untuk membantu memperjuangkan rekomendasi kepada OPD terkait mengenai bonus dan anggaran pembinaan atlet.
Sementara itu, Anggota DPRD Komisi I Fraksi Partai Golkar Dapil I Makale, Erianus Kala'lembang, juga menyatakan siap mengawal perjuangan Passemba Toraya agar anak-anak muda yang telah berjuang membawa nama daerah mendapatkan hak yang semestinya.
Menurut Erianus, fasilitas, uang saku hingga reward merupakan bagian penting untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar semakin bersemangat dalam bidang olahraga.
Kesejahteraan Atlet adalah Investasi Prestasi
Passemba Toraya berpandangan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan atlet bukan sekadar persoalan pemberian bonus, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap prestasi olahraga Tana Toraja.
Atlet yang mendapatkan dukungan pembinaan, fasilitas yang memadai, uang saku yang layak serta penghargaan atas prestasinya akan memiliki motivasi lebih besar untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah.
Passemba Toraya akan terus mengawal perjuangan ini melalui jalur kelembagaan dan rekomendasi DPRD, agar aspirasi atlet tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar menjadi kebijakan yang dirasakan langsung oleh atlet dan pelatih.
Ketika atlet berjuang membawa nama Tana Toraja, maka kesejahteraan dan masa depan mereka juga harus menjadi bagian dari perjuangan pemerintah daerah.

0 Komentar